Mobilisasi Identitas Keagamaan Dalam Gerakan Penolakan Kandang Ayam di Cibetus Padarincang
DOI:
https://doi.org/10.54144/gq6xdz79Keywords:
Mobilisasi Identitas Agama, Gerakan Sosial, Konflik LingkunganAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana identitas keagamaan direkonstruksi dan dimobilisasi oleh aktivis dalam gerakan penolakan pembangunan kandang ayam skala besar di Desa Cibetus, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten, serta menjelaskan peran agama sebagai kerangka moral, sumber daya simbolik, dan bahasa politik dalam konflik lingkungan di tingkat lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk menangkap pengalaman hidup dan pemaknaan subjektif para aktivis yang terlibat langsung dalam pendampingan warga yang terdampak pencemaran lingkungan, ancaman kesehatan, dan kriminalisasi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan aktivis dari berbagai organisasi, observasi terhadap praktik keagamaan dan aksi penolakan, serta analisis dokumen gerakan dan pemberitaan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas keagamaan bukanlah pemicu awal perlawanan, tetapi menjadi semakin sentral seiring eskalasi konflik dan tertutupnya jalur formal politik serta hukum yang dianggap tidak responsif terhadap keluhan warga. Praktik keagamaan seperti pengajian, istighosah, doa bersama, dan ceramah berfungsi sebagai ruang refleksi moral dan konsolidasi sosial yang memungkinkan aktivis mentransformasikan persoalan lingkungan dan kesehatan menjadi narasi ketidakadilan moral, kewajiban keagamaan, dan tanggung jawab kolektif untuk menjaga ciptaan Tuhan. Melalui proses tersebut, agama memberikan legitimasi moral bagi perlawanan, memperkuat solidaritas kolektif, serta membentuk batas antagonistik yang jelas antara “kami” sebagai komunitas warga beriman yang memperjuangkan kehidupan, kesehatan, dan lingkungan, dan “mereka” sebagai negara serta korporasi yang diasosiasikan dengan logika pembangunan berorientasi modal. Penelitian ini menegaskan bahwa identitas keagamaan merupakan sumber daya diskursif yang dinamis dan kontingen dalam mobilisasi gerakan sosial, sekaligus menantang wacana pembangunan dominan dalam konteks Indonesia kontemporer
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Sosial-Politika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

